18 KOMENTAR

  1. keren banget mas ilustrasinya.

    untuk urusan yang bersifat abstrak, kadang-kadang terkesan klasik.

    untuk urusan pengendalian diri, ada kalimat yang bisa melukiskannya seperti ini:
    “kalau kita tidak bisa menyentuh diri kita dengan bijak. maka dia akan menyentuh kita dengan tindakan2 yang tak terduga. dan kita tidak akan tahu, apakah sentuhannya berakhir baik atau buruk.”

    Semoga Bisa Memberi Perspektif
    Salam Sukses

  2. ” Pengendalian diri atau penguasaan diri merupakan aspek yang perlu dilatih sejak dini. Tidak ada aspek kemampuan untuk menguasai diri yang turun dari langit ” saya SETUBUH mas….heheheh, yang penting haru berusaha dan DUIT(DoaUsahaImanTawakal)

    salam 1%

    • Betul sekali mas,Semua perlu dilatih agar menjadi lebih baik…manusia memang paling sempurna di antara mahkluk ciptaan Allah SWT, namun pasti juga ada kelemahan yang ada. Maka dari itu kita melatih diri untuk memperbaiki kelemahan yang ada pada diri kita.

      Salam Spesial.

  3. Ilustrasinya keren abis. Syairnya juga menyentuh banget.

    Saya jadi teringat sabda Rasulullah setelah perang Badar, bahwa masih ada perang yang lebih besar lagi diatas perang badar. Yaitu berperang melawan hawa nafsu.

    Ya, memang realitanya setiap detik kita dihadapkan pada pilihan-pilihan. Antara memilih baik atau buruk, rajin-malas, sukses-gagal, dll. Di saat itulah pepeperangan sengit dalam diri kita berlangsung, dan umumnya kita terlalu mudah berpihak pada kegagalan, keburukan, dan kemalasan. Tidak lain karena jalan untuk memilih opsi tersebut sangat nikmat bahkan melenakan.

    Tinggal bagaimana kitanya saja, ingat! pilihan kita akan menentukan masa depan kita.

    Salam istimewa!

  4. Karena manusia mempunyai yang namanya nafsul-muthma’innah dan nafsullawwamah. Yaitu nafsu yang tenang , baik dan nafsu yang mengajak ke perbuatan maksiat. Oleh karena itu selalu dalam diri manusia ada perang antara keduanya dan mana yang lebih menang? Tergantung pada kekuatan iman..

    • Mantap mas, sangat cermat sekali nih pembagian nafsunya.

      Nafsu adalah sesuatu yang nikmat namun mematikan apabila nafsu tersebut adalah nafsu yang membawa kita ke jurang kemaksiatan.

      Salam Spesial!

  5. hidup ini memang bisa diibaratkan sebuah perang. Dalam sebuah perang tidak mungkin kita tanpa senjata. Dan untuk melengkapi senjata kita, juga untuk menangkis serangan musuh, kita memerlukan sebuah perisai. Jangan pernah lupa, bahwa senjata perang seorang muslim dalam sebuah kancah peperangan hidup, adalah kateqwaan dan keimanan. Perisainya??? Berwudlu, tatap dalam keadaan suci. Murah, manfaat dan hakiki… hehehehe…

  6. Ya….
    Memang diri kita harus dikendalikan dengan benar.
    Ibarat sebuah kendaraan jika tidak dikendalikan maka akan salah arah dan bisa menyebabkan kecelakaan. Kecuali kendaraannya memiliki sensor… he… he…

    Thanks for sharing… :hihi:

  7. luarrrr biasa … untuk semua semoga menjdi orang” yg benar” bisa mengendalikan diri… amin

  8. tulisan mas keren, n bagus banget mas,,,,
    smpai2 sya ingin mengambil skripsi tentang pengendalian diri,kalau boleh mas mau tidak saya ajak sharing tentang permasalahan pengendalian diri,,,
    dimohon bantuan nya ya mas, trima kasih

    salam sejahtera :)

Berikan Komentar